Mengecek Validasi HTML dan Memperbaiki HTML yang Rusak
Bagi sebagian website, HTML yang valid mungkin tidaklah begitu penting. Tetapi bagi sebagian lagi, HTML yang valid bisa sangat berarti. Semakin valid HTML, maka semakin SEO friendly website tersebut. :-) Selain itu, website juga akan cross browser compatible.
Apa yang terjadi jika tidak divalidasi? Website yang tidak divalidasi HTML-nya tetap akan kelihatan berjalan secara normal, akan tetapi hal itu dikarenakan adanya fitur error correction dalam setiap browser. Masalahnya adalah browser yang berbeda akan menerjemahkan error tersebut secara berbeda.
Oleh karena itu, ada baiknya kita sebagai website admin memperbaiki error tersebut. :-)
Bagaimana Mengecek Validasi HTML?
Tools Markup Validation bisa digunakan dalam pengecekan HTML yang error kali ini. Silakan buka W3C Validator, kemudian masukkan URL website yang ingin dicek.
Memperbaiki HTML yang error (khusus blogger) :
Wajar jika terdapat banyak error setelah Anda cek, karena memang demikian bawaan blogger. Untuk mengurangi error, meskipun tidak 100 %, beberapa langkah berikut bisa membantu.
Yang Anda lakukan kali ini adalah Edit HTML. Bagi yang belum tau caranya Edit HTML, dapat lihat post saya yang lain.
1. Ganti kode bawaan blogger. Kode aslinya seperti di bawah ini :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Strict//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-strict.dtd">
Ganti dengan kode berikut :
<!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">
2. Cari kode berikut :
<b:include name='quickedit'/>
Hapus kode tersebut. Setiap Anda menambahkan widget, ulangi langkah ini, karena kode tersebut akan selalu ditambahkan ke dalam HTML blog Anda ketika menambahkan widget.
3. Carilah kode di bawah ini :
<b:include data='blog' name='all-head-content'/>
seperti pada langkah nomor 1, ganti kode tersebut. Gantilah dengan kode di bawah ini :
<!-- Blogger Default Meta -->
<meta content='true' name='MSSmartTagsPreventParsing'/>
<meta content='text/html; charset=UTF-8' http-equiv='Content-Type'/>
<link expr:href='data:blog.url' rel='canonical'/>
<link href='http://www.blogger.com/profile/ID_BLOG_ANDA' rel='me'/>
<link href='http://www.blogger.com/openid-server.g' rel='openid.server'/>
<link href='http://www.blogger.com/rsd.g?blogID=ID_BLOG_ANDA' rel='EditURI' title='RSD' type='application/rsd xml'/>
<link href='http://www.blogger.com/feeds/ID_BLOG_ANDA/posts/default' rel='service.post' title='JUDULBLOG - Atom' type='application/atom+xml'/>
<link href='http://URL-BLOG.blogspot.com/feeds/posts/default' rel='alternate' title='JUDULBLOG - Atom' type='application/atom+xml'/>
<!-- End Blogger Default Meta -->
4. Mengurangi penggunaan kode strip/dash (-)
Untuk HTML :
Salah -- <!------ Blogger Default Meta ------>
Benar -- <!-- Blogger Default Meta -->
Untuk CSS :
Salah -- /*----------- Header ------------*/
Benar -- /* Header */
5. Carilah kode </head>, kemudian letakkan kode berikut di bawahnya :
<!-- <body><div></div> -->
6. Gunakan atribut ALT pada gambar, contoh :
<img alt='Nurwahidin' src='URL gambar Nurwahidin'/>
Kurang lebih seperti itu cara mengurangi HTML yang error. Setelah Anda selesai melakukan keenam langkah tersebut, silakan cek kembali website Anda di Markup Validation, error akan berkurang meskipun tidak 100 %. :-) :-) :-D

No comments